Inikah Surabaya?

Ini pendapatku tentang kota Pahlawan, kota yang dahulu pernah kuidam-idamkan untuk mengunjunginya, hingga saat ini jadi sudah bolak-balik kesana dan berkali-kali nyasar di jalanan metropolitan ini πŸ˜€ .Β Berawal dari kunjungan tak sengaja saat mengantar adik kelas (m2net) lomba di UIN Maliki Malang, hingga magang mingguan di tempat Cak Novi, web master yang telah lama jadi relawan TIK di pesantren al hikmah 2.

jepret! depan tugu suro-boyo :)

jepret! depan tugu suro-boyo πŸ™‚

Mengetahui kota Surabaya dengan jumlah taman kotanya yang tak sedikit, dengan hiasan monumen-monumennya, kubilang ini kota yang indah.

Mencicipi berbagai jajanan ringan dan makanan khas-nya yang murah-murah di daerah Bratang, boleh juga, kota yang kaya akan kuliner (yang ini karena kebanyakan gratisannya juga :D). Gedung-gedung yang menjulang tinggi di pusat kota, tak ada habisnya terus berkembang.

Kunjunganku terakhir ke Surabaya juga karena tak sengaja mengantar sobatku agung, yang akan belajar di kampung inggris, Pare. Akhirnya hingga seminggu (lagi) aku belajar di tempat Cak Novi C Lanang.

Satu yang buat aku kurang nyaman saat jalan-jalan di kota ini, ketertiban lalu lintas. Jika dibandingkan dengan kota Jogja, yang lebih sering aku jajaki. Wuah parah banget kondisi lalu lintas di kota yang kaya akan taman-tamannya ini. Terutama yang aku perhatikan yaitu saat kendaraan-kendaraan bermotor roda 2 berhenti di traffic light, gak hanya berhenti di zebra crossnya, bahkan berhenti di depan garis zebra cross hingga ke tengah persimpangan jalan, ironi sekali bro.. Ini aku dapat sekali jepretan, waktu itu pas bonceng motor Cak Novi πŸ™‚

parah bro! bukannya itu pelanggaran?

parah bro! bukannya itu pelanggaran?

One thought on “Inikah Surabaya?

  1. foto2nya masih belum mencerminkan surabaya tuh. terlalu minim. itupun koq pas jeleknya πŸ™‚

    soal pengendara yang melintasi garis itu sudah jadi masalah disetiap kota. (http://edukasi.kompasiana.com/2012/07/04/10-kesalahan-pengendara-motor-yang-sering-diabaikan-469086.html , point no.3) . mungkin pas di kota lain kamu ngeliatnya di bangjo yg dekat Pos polisi sehingga ada ketakutan ditilang πŸ™‚

    untuk surabaya, dulu sudah ada gerakan savety riding, polisi kerjasama dengan jawapos. setiap pengguna tertib akan dapat undian berhadiah. beberapa bulan jalur sby tampak rapi. motor di kiri, mobil di kanan. yg ngelanggar marka langsung kena semprit.

    tp setelah program berhadiah itu ga ada, kondisi kembali spt semula. motor kelak-kelok semaunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *