UN, Kenapa Harus Takut?

Ujian Nasional (UN) 2013 tinggal menghitung hari. Sebenarnya hal itu tak terlalu di ‘wah’ kan juga tak apa. Karena UN itu … ya tak jauh beda dengan Ujian Akhir Semester. Kalau Ujian Semester pegawas dari sekolah sendiri, sedang pengawas UN dari sekolah lain. Soal-soalnya, juga gak jauh beda dari Ujian Akhir Semester, sama-sama sulit kalau kita gak belajar, dan jadi gampang kalau kita rajin belajar.

Cuma mungkin sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, seakan-akan UN bagai hantu yang sangat menakutkan. Hantu itu bisa benar-benar mengusik ketenangan para pelajar. Bahkan hantu itu bisa membunuh! Saat seorang siswa frustasi tak mampu menakhlukan hantu UN itu.

Begitu juga saat ada siswa yang tak lulus UN, seakan-akan siswa itu sudah melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya. Pandangan dan sikap masyarakat juga mendukung tak jauh seperti itu. Padahal tak lulus UN boleh juga dibilang bukan kesalahan besar, dalam hal ini bukan bermaksud menyepelekan. Bukannya kesalahan itu adalah suatu hal yang dapat mengenai atau disandang oleh semua orang?

Bahakan orang-orang yang telah dikenal dunia dengan kepintaran dan suksesnya, bukannya  mereka-mereka tak pernah luput dari kesalahan dan kegagalan terlebih dahulu? Thomas Alfa Edison, Einstein, Issac Newton, sampai JK Rowling, Steve Job, Bill Gates, hingga Mark Zukerberg.  Berapa puluh, ratus bahkan ribu kali mereka melakukan kesalahan?

Kembali ke Ujian Nasional, semuanya akan berjalan lancar dan berhasil baik jika kita mau berusaha dengan cara apapun (yang baik) yang kita mampu. Perkara hasilnya seperti apa, itu urusan belakang yang hanya bisa kita pasrahkan pada yang kuasa, setelah kita berusaha sungguh-sungguh tentunya.

Facebook Comments

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *